RPP 4
1. Jelaskan
struktur dan fungsi dari nucleus
2. Jelaskan
struktur dan fungsi dari Retikulum Endoplasama !
3. Jelaskan
struktur dan fungsi dari lisosom !
4. Jelaskan
struktur dan fungsi dari ribosom !
Jawab :
1.
Nukleus
Struktur :
Inti sel merupakan organel yang sangat vital. Nucleus dalam sel jumlahnya bervariasi. Sehingga ada sel mononukleat (sel hewan dan tumbuhan), sel binukleat (paramecium) dan sel polinukleat (sel otot lurik, sel osteoblas, dan sel alga Vaucheria).
bentuk inti sel biasanya berkaitan dengan bentuk sel. Tetapi umumnya bentuk inti sel tidak beraturan, ada yang lonjong, kubus atau bersegi banyak. Sedangkan volume inti berkaitan dengan jumlah kromosom dalam inti. Adapun bagian-bagian dari inti sel adalah :
Struktur :
Inti sel merupakan organel yang sangat vital. Nucleus dalam sel jumlahnya bervariasi. Sehingga ada sel mononukleat (sel hewan dan tumbuhan), sel binukleat (paramecium) dan sel polinukleat (sel otot lurik, sel osteoblas, dan sel alga Vaucheria).
bentuk inti sel biasanya berkaitan dengan bentuk sel. Tetapi umumnya bentuk inti sel tidak beraturan, ada yang lonjong, kubus atau bersegi banyak. Sedangkan volume inti berkaitan dengan jumlah kromosom dalam inti. Adapun bagian-bagian dari inti sel adalah :
a.
Membran
inti
Merupakan bagian terluar sel dan pemisah antara nukleoplasma dan
sitoplasma. Membrane inti tersusun atas dua lapis membrane (bilaminair). Setiap
membrane terdiri atas 2 lapisan. Ruang antar membrane disebut sisterna
(perinuklear). Bagian terluar membrane biasanya berikatan dengan ribosom, badan
golgi, mitokondria atau RE.
b.
Anak
inti (nucleolus)
Dapat ditemukan di dalam nucleus.
Jumlah nucleolus bergantung pada jumlah kromosom dan spesies. Nucleolus
tersusun dari ortofosfat, DNA dan enzim.
c.
Nukleoplasma
Nukleoplasma adalah cairan inti (kariotin)yang
bersifat transparan dan semisolid (kental). Dalam nukleoplasma terdapat
kromatin, granula, nucleoprotein dan senyawa kimia.
d.
Asam
nukleat
Asam nukleat ada dua yaitu DNA dan RNA
yang merupakan komponen pembawa informasi genetic (gen). DNA merupakan susunan
kimia makromolekular kompleks. Sedangkan RNA merupakan suatu polimer
nukleotida.
Fungsi :
a. Berperan
mengendalikan seluruh kegiatan sel.
b. Membrane
inti : berperan dalam memisahkan nukleoplasma dan sitoplasma, pertukaran zat
baik makro maupun mikro dengan sitoplasma.
c. Berperan
dalam pembelahan sel (reproduksi )
d. Mengandung
kromosom yang bertugas sebagai pembawa gen yang merupakan penentu sifat
keturunan.
e. DNA
mengatur sintesis protein dan berbagai kegiatan metabolisme sel
f. RNA
melaksanakan sintesis protein
g. Sintesis
Ribosom oleh nucleolus
h. Sintesis
RNA oleh nucleolus
i. Mengkodekan
informasi yang diperlukan untuk membangun sel dan mengendalikan aktivitas
merupakan fungsi Materi Genetik.
j. Kromosom
mengandung dan mengendalikan DNA
k. Membrane
inti à mengatur pergerakan sel
2.
Retikulum Endoplasma
Struktur
:
Merupakan
organel yang memiliki membrane berbentuk jala. Terdapat tiga bentuk reticulum
endoplasma yaitu :
a. Lamella
b. Vesikula
c. Tubula
Reticulum
endoplasma terdiri dari dua tipe yaitu RE halus (agranular) dan RE kasar
(granular ). RE agranular adalah RE yang dindingnya tidak dilekati oleh ribosom
yang tidak aktif dalam sintesis protein. RE agranular banyak ditemui di sel
lemak dan leukosit. RE granular merupakan RE yang dindingnya dilekati oleh
ribosom yang terlibat dalam sintesis protein .
Fungsi
:
a.
RE
Agranular :
a. Berperan
dalam sintesis lemak, kolesterol, dan hormon
b. Berperan
dalam sintesis membrane
b.
RE
Granular :
a. Berperan
dalam sintesis protein
b. Berperan
dalam penganggutan protein menuju golgi ataupun organel lain.
c. Mengandung
enzim yang berperan dalam transfor protein dan materi kimia lain.
3.
Lisosom
Struktur
:
Merupakan
organel yang banyak terdapat pada sel hewan terutama hati, pancreas, leukosit,
dan ginjal. Pada umumnya lisosom berbentuk bulat lonjong dengan ukuran berkisar
0,2
.
Bentuk lisosom pada titik tumbuh sel akar tidak beraturan. Karakteristik lain
yaitu : lisosom memiliki membrane dan mengandung berbagai macam enzim misalnya
ribonuklease, deoxirebonuklease, forfatase, glioksidase, sulfatase dan
kolagenase.
Fungsi
:
a. Berfungsi
dalam organ-organ sekresi
b. Mencerna
zat makanan hasil fagositosis dan pinositosis
c. Mencernakan
makanan cadangan jika kekurangan makanan
d. Autolisis,
yakni dalam keadaan fisiologis tertentu, lisosom dapat menghancurkan organel
sel yang rusak. Peristiwa ini disebut juga autofagi.
jika sel mati, enzim-enzim lisosom
akan melakukan autoljsis. Enzim lisosom akan dilepaskan pada permukaan sel yang
mengakibatkan pemusnahan material intrasel. Jika enzim lisosom tidak ada karena
bawaan lisosom akan kebanjiran zat yang biasanya dimusnahkan. Hal ini dapat
merusak sel dan menimbulkan penyakit.
e. Menghancurkan
benda yang ada di luar sel, misalnya sperma mengeluarkan enzim untuk
menghancurkan dinding sel telur ketika fertilisasi
f. Menetralkan
zat yang bersifat karsinogen, yakni zat yang dapat menyebabkan kanker.
4.
Ribosom
Struktur
:
Merupakan
organel sitoplasma yang berukuran kecil dengan bentuk bulat padat. Ribosom
dapat ditemukan pada sel eukariotik maupun prokariotik. Pada sel eukariotik
ribosom dapat bebas maupun terikat dengan RE. ribosom cukup banyak terdapat
pada sel ragi, limfosit, sel meristematis, sel embrio, dan sel kanker. Ribosom
tersusun atas RNA ribosom, protein ribosom, dan enzim ribosom.
Fungsi
:
a. Tempat
sintesis protein
Tidak ada komentar:
Posting Komentar